Kewaspadaan Ibu Hamil yang Terkena Penyakit TBC

ibu hamil Kewaspadaan Ibu Hamil yang Terkena Penyakit TBC

ibu hamil

Gizi yang seimbang sangat dibutuhkan oleh Ibu hamil untuk perkembangan tumbuh yang sehat bayi di dalam kandungannya. Tetapi, umumnya penderita tuberkulosis (TB atau TBC)  akan mempunyai masalah kekurangan gizi di tubuhnya. Perlunya penanganan yang khusus pada seorang ibu hamil yang terkena penyakit TBC.

 

Menjadi suatu tantangan besar untuk penderita penyakit tuberkulosis pada pasien yang sedang hamil. Perhatian terhadap penyakit tersebut harus dilakukan ketika pembuahan, masa kehamilan, dan ketika masa menyusui.

 

Tuberkulosis yang terjadi di daerah kelamin diketahui sebagai penyebab infertilitas pada wanita. Infeksi Tuberculer salpingitis adalah infeksi tuberkulosis yang terjadi pada saluran telur (tuba Fallopi) yang menyebabkan penyumbatan dan peradangan berikutnya di bagian yang dilalui ovum dalam rongga rahim.

 

Jika seorang wanita hamil dan menderita TB, diagnosis sering akan terlambat. Hal ini karena sebagian besar gejala TB meniru gejala kehamilan, seperti lesu, kehilangan nafsu makan, kelelahan, sehingga sering diabaikan oleh dokter dan anggota keluarga, seperti dilansir onlymyhealth, Selasa (27/3/2012).

 

Jika gejala menetap atau wanita hamil mengalami batuk yang berlangsung lebih dari 2 minggu, maka diagnosis TB harus dipikirkan. Seorang wanita hamil harus mendapatkan tes darah dan tes dahak. Sinar X, jika diperlukan, harus dilakukan setelah melindungi janin dengan perisai timbal di atas perut untuk mencegah efek berbahaya dari radiasi.

 

Pengobatan penyakit tuberkulosis dapat melalui suplemen, obat-obatan, makanan, lingkungan udara, serta pikiran positif. Hati-hati dalam penggunaan obat-obatan walaupun hal tersebut menjadi lini awal tindakan dari pasien TBC. Perlunya berkonsultasi dahulu mengenai efek samping dari obat-obatan tersebut.

 

Ibu hamil harus benar-benar patuh menjalani pengobatan TB lini pertama, karena bila tidak bisa terjadi resistensi atau kebal obat (Multiple Drug Resistance atau MDR-TB). MDR-TB pada kehamilan pada kehamilan dapat menimbulkan tantangan yang sangat besar karena obat lini kedua dapat beracun dan sangat berbahaya bagi bayi yang belum lahir.

 

Jika seorang wanita menderita MDR-TB selama awal kehamilan, dia harus diberikan pilihan untuk aborsi terapeutik. Namun jika terjadi saat usia kandungan sudah besar, pengobatan dimodifikasi harus direncanakan untuknya.

 

Pada masa menyusui, sang ibu bisa memberikan ASI karena ASI tidak membawa virus di dalamnya. Kemungkinan sang bayi bisa tertular lewat udara. Diwajibkan untuk memakai masker ketika menyusui agar hal tersebut tidak terjadi.

 

Sumber: Detik.com

 

Pengobatan Alami Penyakit TBC atau Tuberkulosis Dengan Transfer Factor

 

Pada awalnya, Transfer Factor sudah ditemukan pada tahun 1949. Ilmuwan yang menemukannya bernama Dr. Sherwood Lawrence. Pada saat bersamaan penicilin sudah ditemukan, Dr. Sherwood Lawrance sedang meneliti pasien tuberkolosis (TBC). Saat itu dia menemukan bahwa sel darah putih pasien tuberkolosis yang sudah sehat dengan pasien tuberkolosis yang masih sakit berbeda. Ada molekul yang tidak dipunyai oleh pasien yang sakit.

Dr. Lawrance akhirnya mencoba untuk memindahkan molekul tersebut kedalam tubuh pasien yang masih sakit. ternyata ketika dipindahkan secara berangsur-angsur pasien tersebut sembuh dari penyakit tuberkolosis. setelah diteliti ternyata molekul yang di pindahkan itu adalah informasi antibodi untuk melawan virus tuberkolosis. atas penemuan nya itu, beliau menamakannya Transfer Factor

 

TRANSFER FACTOR adalah produk terbaik dan tercepat dalam dalam membantu sistem imun melawan bakteri tuberkulosis. Banyak yang telah terbantu menggunakan produk ini karena cara kerjanya yang alami tanpa ada bahan kimiawinya menyebabkan TRANSFER FACTOR aman di konsumsi tanpa ada efek samping ke depannya dibandingkan dengan obat farmasi.

 

perbandingan transferfactor1 Kewaspadaan Ibu Hamil yang Terkena Penyakit TBC

Perbandingan Produk Transfer Factor

agen 4life transfer factor 3 Kewaspadaan Ibu Hamil yang Terkena Penyakit TBC

 

Dilihat dari segi peningkatan NK sel, ternyata Tranfer Factor adalah produk yang terbaik dalam meningkatkan NK sel sebesar 283% dan 437%. Sangat jauh perbandingannya dengan produk lain. Juga dapat diukur keefektifannya dengan produk lain seperti di bawah ini:

 

perbandingan kapsul transfe Kewaspadaan Ibu Hamil yang Terkena Penyakit TBC

Perbandingan 1 Kapsul Transfer Factor Dengan Produk Lainnya

 

Hubungi saya untuk informasi lebih lanjut,

Fadhil

085718684417

08129544 5045

087887951838

266E1B63

 

TERIMA KASIH.

article clipper vert Kewaspadaan Ibu Hamil yang Terkena Penyakit TBC

One Response to Kewaspadaan Ibu Hamil yang Terkena Penyakit TBC

  1. obat herbal says:

    Howdy. I stumbled upon the web site making use of ask. That is definitely a really savvy report. I’ll be absolute to book mark it and come to discover more of your strategies. Just posting. I’ll unquestionably come back.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>